Jumat, 27 Mei 2011
Minggu, 22 Mei 2011
IN MEMORI
Senin 09 mei 2011 aku dan teman teman memndengar kabar bahwa kau kecelakaan tidak lama kemudian aku dan temen teman mendengar kabar bahwa engkau telah pergi untuk selama lamanya meningalkan kami, sunguh ku tak percaya mendengar kabar yang sangat memilukan itu rasanya seperti mimpi namun kami harus menerima kenyataan ini bahwa kau telah pergi untuk selama lamanya. Tak kami sangka bahwa kepergianmu begitu teragis.
Namun apa daya itu merupakan kehendak yang maha kuasa kami sebagai teman hanya bisa mengenang mu dalam hati kami, keceriaan, senyuman,dan canda tawamu takkan pernah bisa kami lupakan. Semoga engkau tenag di alam sana dan di terima semua amal baik mu. Kami sebagai teman hanya bisa mendoakan mu dari sini.!
Selamat jalan teman semoga kau tenag, semua canda, tawa, bayangmu, takkan pernah kami lupakan dalam setiap langkah kau selalu ada sampai kini kami tak percaya kau telah tiada.
Namun apa daya itu merupakan kehendak yang maha kuasa kami sebagai teman hanya bisa mengenang mu dalam hati kami, keceriaan, senyuman,dan canda tawamu takkan pernah bisa kami lupakan. Semoga engkau tenag di alam sana dan di terima semua amal baik mu. Kami sebagai teman hanya bisa mendoakan mu dari sini.!
Selamat jalan teman semoga kau tenag, semua canda, tawa, bayangmu, takkan pernah kami lupakan dalam setiap langkah kau selalu ada sampai kini kami tak percaya kau telah tiada.
PENGALAMAN YANG TIDAK BISA KU LUPAKAN.
Pada Hari Minggu Tangal 01 MEI 2011, Aku pergi ke jogja tepatnya ke Malioboro disana aku sedang makan siang di tepi jalan sampai ahirnay ada seorang pengamen yang datang meghampiriku dia bernyanyi dan bermain gitar ketikan selesai menyanyi adiknya meminta uang namun sayanag aku tidak mempunyai uang kecil tapi anak itu malah meminta rokok,” mas boleh minta rokoknya gak.” Sepontan teman ku memberi kannyan anak itu mengambil satu batang rokok yang di berikan oleh temanku dan pergi. Sempat terlintas di pikiranku maujadi apa ank jaman sekarang bila anak kecil saja sudah merokok, yang lebih parahnya anak itu masih berusia sekitar 10 thn, sempat aku terdiam sejenak tanpa bisa berkata apa apa. Itulah pengalaman ku yang tidakbisa ku lupakan dan membuat hatiku miris melihat nya.
Semoga pemerintah bisa memperhatikan anak anak jalanan sehinga mereka tidak hidup terlantar.
Amminnnn……………….!
INI MERUPAKAN KISAH NYATA DAN BUKAN REKAYASA.!
Semoga pemerintah bisa memperhatikan anak anak jalanan sehinga mereka tidak hidup terlantar.
Amminnnn……………….!
INI MERUPAKAN KISAH NYATA DAN BUKAN REKAYASA.!
Rabu, 18 Mei 2011
SAT II PELOPOR KORPS BRIMOB POLRI
Sat II Pelopor adalah Satuan Brimob yang secara struktural berada dibawah Korps Brimob Polri. Satuan ini mempunyai 4 Detasemen(Den) yang masing2 membawahi 5 kompi. Dulu, sebelum bernama Sat II Pelopor, satuan ini bernama Resimen I,yang mana mempunyai tugas/fungsi utama sebagai pasukan pemukul inti POLRI. Berbagai tempat di Indonesia pernah dipijak oleh anggota Sat II Pelopor.
Dari ujung barat sampai ke ujung timur Indonesia adalah wilayah tugas operasi. Wilayah yang pernah merasakan nama besar Sat II Pelopor( yang waktu itu masih bernama Resimen I) adalah propinsi NAD. Bagaimana tidak, sejak bergolak yang diawali dengan Referendum, Resimen I telah dikirim ke wilayah itu.
Tidak sedikit korban yang jatuh dari anggota Resimen I. Tapi tidak sedikit pula satgas dari resimen ini yang menuai keberhasilan dalam misinya. Sebut saja satgas tiger..satgas rimeung.. Satgas tersebut mendapat sambutan yang baik bagi rakyat Aceh, meskipun ada juga oknum yang membuat nama baik kesatuan ini jadi agak buruk sedikit.
Tapi secara keseluruhan, nama Resimen I ato Sat II Pelopor ditakuti lawan dan disegani kawan.
*)salah satu kemampuan Resimen I ato Sat II Pelopor: tugas tempur!
*) PHH Brimob
Kemampuan lain yang dimiliki oleh satuan ini selain tugas tempur adalah pengendalian huru hara. Kemampuan yang dimiliki inilah menyebabkan kesatuan ini harus rela bolak-balik bogor-jakarta. Maklum..semenjak reformasi banyak demonstrasi yang berakhir pada unjuk rasa anarkhis. Dan kebanyakan demonstrasi seperti itu dilakukan di Jakarta.
Ada lagi kemampuan yang saat ini merupakan salah satu ciri khas Sat II Pelopor, yakni S.A.R. ato Search And Rescue. Kualifikasi SAR ini difokuskan pada salah satu Detasemennya dan dinamakan Tim DELTA. Tim Delta ini sudah berkecimpung di banyak upaya penyelamatan terhadap korban kecelakaan maupun bencana alam.
Dari ujung barat sampai ke ujung timur Indonesia adalah wilayah tugas operasi. Wilayah yang pernah merasakan nama besar Sat II Pelopor( yang waktu itu masih bernama Resimen I) adalah propinsi NAD. Bagaimana tidak, sejak bergolak yang diawali dengan Referendum, Resimen I telah dikirim ke wilayah itu.
Tidak sedikit korban yang jatuh dari anggota Resimen I. Tapi tidak sedikit pula satgas dari resimen ini yang menuai keberhasilan dalam misinya. Sebut saja satgas tiger..satgas rimeung.. Satgas tersebut mendapat sambutan yang baik bagi rakyat Aceh, meskipun ada juga oknum yang membuat nama baik kesatuan ini jadi agak buruk sedikit.
Tapi secara keseluruhan, nama Resimen I ato Sat II Pelopor ditakuti lawan dan disegani kawan.
*)salah satu kemampuan Resimen I ato Sat II Pelopor: tugas tempur!
*) PHH Brimob
Kemampuan lain yang dimiliki oleh satuan ini selain tugas tempur adalah pengendalian huru hara. Kemampuan yang dimiliki inilah menyebabkan kesatuan ini harus rela bolak-balik bogor-jakarta. Maklum..semenjak reformasi banyak demonstrasi yang berakhir pada unjuk rasa anarkhis. Dan kebanyakan demonstrasi seperti itu dilakukan di Jakarta.
Ada lagi kemampuan yang saat ini merupakan salah satu ciri khas Sat II Pelopor, yakni S.A.R. ato Search And Rescue. Kualifikasi SAR ini difokuskan pada salah satu Detasemennya dan dinamakan Tim DELTA. Tim Delta ini sudah berkecimpung di banyak upaya penyelamatan terhadap korban kecelakaan maupun bencana alam.
Sabtu, 14 Mei 2011
Cara Setting Karburator Motor
Dedicated to |
Kenapa pake range, padahal teori di buku2 pembakaran ideal itu 1:14?
Jwbannya adl Karena kondisi mesin & linkungan mempengaruhi settingan campuran BB:O2.
fs/ email reptuz@gmail.com buat brow cowok maupun brow cewek klo ada yang punya artikel tentang percintaan, otomotif khususnya motor yamaha..segera upload ya.. ku tunggu ilmu mu.. hewehehehe.. pengetahuan maksudnya... jangan sungkan2 yah,, kita coba wat sharing berbagi tentang pengetahuan agar qt gak sempit pngetahuan.. okey broo..
Misal:
Kompresi makin tinggi BERARTI mesin makin panas BERARTI butuh suplai BB lebih banyak biar mesin gak jebol. Humidity (kelembaban) lingkungan makin tinggi BERARTI campuran BB terkontaminasi air, BERARTI campuran makin miskin, BERARTI bensin hrs lebih banyak. Suhu lingkungan rendah BERARTI suhu kerja mesin turun BERARTI bensin harus dikurangi agar suhu kerja mesin jadi ideal. Knalpot bobokan (Free flow) BERARTI rpm makin tinggi BERARTI suhu mesin meningkat BERARTI butuh BB makin tinggi. Dan masih banyak lagi parameter yg harus diperhatiin termasuk desain lubang masuk pada blok yg b'pengaruh dg settingan spuyer sebagai penyalur BB. Itu teori dasarnya.
Setting Karbu:
Karbu pny 2 spuyer :
Satu buah main jet (tuk NSR std ukurannya 130) yg berperan meyalurkan BB saat bukaan gas sekitar setengah putaran keatas Satu buah pilot jet (NSR std ukurannya 45) yg berperan menyalurkan BB dari putaran gas 0 derajat sampe penuh, cm efek dari pilot jet ini bisa dikatakan tidak terlalu signifikan pada bukaan gas penuh N rpm mesin yg sudah tinggi. Hal lain yg berpengaruh dengan setingan termasuk :
Ukuran Venturi karbu Jarum skep Stelan angin Power jet. Venturi karbu makin besar maka makin banyak udara yg lewat shg butuh spuyer lebih besar baik pilot atau main jetnya spy campuran bisa pas.
Trus kapan kita membesarkan ato mengecilkan spuyer2 tadi?
Sebelumnya hrs tahu dulu gejala2 mesin saat kekurangan BB dan kebanyakan BB:
1. "Ngempos" adalah gejala mesin spt kehilangan tenaga yg disebabkan kekurangan BB
2. "Mberebet" adl gejala mesin yg sebenernya dirasa padat cm tenaga seperti tertahan dan kadang dibarengi dengan suara benturan logam kalo settingannya terlalu basah.
Berarti kl NGEMPOS mesin butuh BB, kl BREBET mesin kebanyakan BB.
Kasus-Kasus
Nah berikut kasus2 yg sering terjadi krn masalah pilot jet :
Motor kl pagi susah hidup krn begitu gas dibuka ngempos terus mati ya berarti naekin pilot jet. Motor dah jalan tapi sering tiba2 kehilangan tenaga saat putaran gas N putaran rendah berarti naekin pilot jet Motor sering over heat saat jalan pelan berarti minta naek pilot jet Motor brebet di putaran bawah tapi enak di put atas berarti pilot jet kebesaran. Motor gak pake di cuk kl pagi N bisa langsung start (ini jg gak normal) berarti pilot hrs turun.
Kesimpulannya, kl ada gejala ngempos,suhu tinggi diputaran yg relatif rendah maka minta naek pilot jet, N kl ada gejala brebet di put rendah jg maka pilot hrs turun.
Trus tuk kasus2 mainjet:
Mtr dibawa kebut2an sampe putaran atas trus begitu finish jalan pelan2 jadi ngempos dibarengi asep ngebul BERARTI suhu saat putaran tinggi meningkat drastis BERARTI main jet minta naik Nafas motor di putaran atas terlalu panjang berarti mainjet minta naik. Mtr ngelitik padahal yg lain normal BERARTI suhu mesin SANGAT TINGGI saat putaran atas BERARTI main jet minta naik. Motor Brebet di put atas saja berarti main jet minta turun dll Kesimpulannya, jika mtr Brebet di put atas berarti main jet hrs turun, jika mtr suhunya tinggi di putaran atas berarti main jet minta naik.
Note:
Setiap ada perubahan ukuran spuyer wajib setting angin Jangan berpatokan pada indikator suhu di dashboard tuk panduan setting krn pasti gak sesuai, ini butuh joki yg feelingnya dah kuat. Adakalanya detonasi tdk bisa diobati dengan naekin spuyer jika detonasinya sudah parah. Ini berarti ada ketidaknormalan pada komponen mesin lainnya.
Selasa, 19 April 2011
Ketika “Para Sugeng” Sedunia Berkumpul dalam Satu Komunitas
Membaca harian Kompas edisi Minggu, 14 November 2010 di rubrik Tren – yang menampilkan aktivitas komunitas – dengan judul “Persaudaraan” Para Sugeng, sungguh menggelitik. Tak disangka, nama SUGENG yang mungkin ada ribuan di seluruh belahan dunia ini, diupayakan “dikumpulkan” dalam sebuah grup (komunitas) Para Sugeng. Dan luar biasa, di Facebook saja, komunitas Para Sugeng pada saat tulisan ini dibuat sudah mencapai anggota yang ke-906.
Yang perlu diapresiasi, tentu saja penggagas komunitas ini, yang ternyata adalah warga Malaysia, yang bernama Sugeng Jabri. Upaya tak kenal lelah yang dilakukan Sugeng dari negeri jiran dalam beberapa tahun belakangan ini, patut diacungi jempol. Meski tidak masuk kategori aktif di komunitas ini, tetapi saya termasuk yang cukup intens dihubungi Pak Sugeng Jabri – dua tiga tahun silam – baik melalui email maupun chatting di Yahoo.
Untuk lebih jelasnya, apa dan bagimana kiprah komunitas Para Sugeng ini, berikut tulisan lengkapnya yang dicopy dari Harian Kompas versi Cetak:
---------------
"Persaudaraan" Para Sugeng
Sejumlah orang bernama Sugeng membentuk komunitas Para Sugeng di Seluruh Dunia. Kegiatannya antara lain mencari tahu mengapa dulu orangtua mereka sampai menamai mereka Sugeng.
Media untuk orang-orang bernama Sugeng di seluruh dunia. Kalau Anda bernama Sugeng, jangan ragu untuk bergabung.” Kalimat itu tertulis di grup Facebook Para Sugeng.
Begitulah, lewat dunia maya ini sekelompok orang bernama Sugeng berusaha menghimpun Sugeng-Sugeng lainnya yang ada di dunia ini. ”Kayaknya ajaib banget bisa bertemu dengan banyak orang yang bernama sama. Paling nama belakangnya yang beda. Ada Sugeng Riyadi, Sugeng Jabri, Sugeng Riyanto, Sugeng Susilo, Drs Sugeng, Sugeng Widodo, Sugeng Priyono, Sugeng Wiyadi, dan masih banyak lagi,” kata Sugeng Wahyudi, salah seorang penggiat komunitas Para Sugeng, Rabu lalu di Jakarta.
Hingga pekan lalu, lanjut Sugeng Wahyudi, ada 800 orang bernama Sugeng yang telah bergabung dengan komunitas Sugeng. Ada yang bergabung lewat akun Facebook Sugeng Syndicate, milis Para Sugeng, dan milis Sugeng & Sugeng. ”Tetapi, kami mulai menyatukan semua milis Sugeng di akun Facebook Para Sugeng,” ujar Sugeng Wahyudi.
Anggota komunitas ini berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Kebumen, Surabaya, hingga Malaysia dan Qatar. Profesinya mulai dari pengurus organisasi buruh, pembuat film, pengelola gedung pertemuan, ahli teknologi informasi, pegawai negeri, sampai pilot maskapai asing.
Meski di dunia nyata mereka belum tentu saling kenal, mereka aktif berkomunikasi lewat media sosial. Mereka mendiskusikan apa arti nama Sugeng, mengapa orangtua mereka dulu menamai Sugeng, dan apakah anggota komunitas ini juga ada yang menamai anak mereka Sugeng.
”Pokoknya absurd, tetapi seru banget,” ujar Sugeng Wahyudi yang berprofesi sebagai pembuat film.
Dari diskusi di dunia maya itulah persaudaraan para Sugeng itu terbentuk. Sugeng Wahyudi yang tinggal di Jakarta tidak akan kebingungan seandainya tersesat di Selangor karena di sana ada Sugeng Jabri yang siap menunjukkan jalan.
Sugeng Wiyadi yang tinggal di Kalasan, Yogyakarta, juga bisa bertukar pikiran dan informasi dengan Sugeng-Sugeng di kota lain. Ini membuat dia terharu. ”Saya dulu berpikir nama Sugeng itu ndeso, tetapi ternyata pengguna nama Sugeng itu banyak dan di antara mereka ada orang penting dan penentu kebijakan,” ujarnya.
Orang Malaysia
Sugeng mana yang pertama kali punya kesadaran membentuk komunitas Sugeng? Ternyata dia adalah Sugeng Jabri, warga negara Malaysia yang tinggal di Selangor. Syahdan, dia bingung mengapa di Malaysia hanya ada lima nama Sugeng yang tercantum di buku telepon negaranya.
Dia penasaran, lalu bertanya-tanya, ada berapa sebenarnya orang bernama Sugeng di seluruh dunia. Untuk mengetahui jawabannya, dia membuat milis Para Sugeng di Yahoogroup. Dia juga aktif mencari orang bernama Sugeng melalui jaringan pertemanan Friendster.
Sugeng Wiyadi bercerita, dia bertemu dengan Sugeng Jabri melalui Friendster pada tahun 2006. Awalnya, hanya ada 10 anggota komunitas ini. Sekarang dia yakin jumlahnya mencapai 1.000 orang yang terjaring melalui berbagai jenis sosial media.
Sejauh ini, kata Sugeng Wahyudi, anggota komunitas ini pernah ”kopi darat” di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah sebanyak dua kali. ”Wah seru banget, waktu ada yang memanggil nama Sugeng, semua peserta pertemuan nengok semua, ha-ha-ha.... Kami baru sadar kalau punya nama sama,” tambahnya.
Rencananya, komunitas ini akan bertemu untuk ketiga kalinya pada Desember mendatang di Yogyakarta. ”Ini akan menjadi semacam musyawarah nasional orang-orang bernama Sugeng,” ujar Sugeng Wahyudi.
Sugeng Wiyadi menambahkan, dia berharap setidaknya ada 100 Sugeng yang hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka akan menyusun AD/ART dan menunjuk pengurus komunitas Para Sugeng. ”Yang jelas ketuanya Sugeng, wakilnya Sugeng, bendaharanya Sugeng, korwilnya juga Sugeng, ha-ha-ha....”
Mengapa pakai menggelar munas segala? Sugeng Wahyudi mengatakan, dia ingin komunitas yang asyik ini punya arah ke depan dan bermanfaat buat para Sugeng di seluruh dunia. ”Kami tidak ingin ini menjadi sekadar komunitas ubyang-ubyung (tidak jelas arahnya),” katanya.
Dia juga bermimpi komunitas ini bisa menghimpun orang-orang bernama Sugeng sebanyak mungkin, termasuk tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh. ”Ada tiga orang yang kami incar untuk direkrut.”
Siapa saja?
”Pertama Luna Maya. Ternyata nama belakang dia Sugeng, lho. Tepatnya Luna Maya Sugeng. Kedua, Eros Djarot yang nama lengkapnya Sugeng Waluyo Djarot. Ketiga, Sugeng Sarjadi. Mudah-mudahan mereka mau bergabung,” kata Sugeng Wahyudi.
Kalau sudah ngumpul, lantas mau apa? Bikin partai?
”Enggaklah, Mas. Ini untuk menjalin persaudaraan saja. Sejak komunitas ini terbentuk, banyak orang bernama Sugeng menjadi saling mengenal. Sebagian istri Sugeng pun sekarang mulai menghimpun diri dalam sebuah komunitas,” ujar Sugeng Wahyudi.
”Namanya komunitas Sugeng’s Wife atau komunitas istri Mas Sugeng, ha-ha-ha...,” ujar Sugeng Wahyudi tergelak.
Rabu, 06 April 2011
Senin, 04 April 2011
Langganan:
Postingan (Atom)





